SELESAIKAN PERSELISIHAN DENGAN DAMAI  UNTUK PERTAHANKAN OKU SELATAN ZERO KONFLIK

portal
By portal March 8, 2021 13:40

SELESAIKAN PERSELISIHAN DENGAN DAMAI  UNTUK PERTAHANKAN OKU SELATAN ZERO KONFLIK

MUARADUA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) bersama tim terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten OKU Selatan terus berkomitmen untuk mempertahankan stabilitas daerah dan menjaga Kabupaten OKU Selatan yang zero konflik sosial.

Untuk itu, Bupati OKU Selatan melalui Asisten I Pemkab OKU Selatan, Joni Rafles, AP., M.Si., menginstruksikan agar tim terpadu bersama seluruh elemen masyarakat memiliki kemampuan untuk mendeteksi dini dan lebih tanggap dalam merespon setiap dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Dengan begitu, setiap potensi yang mengarah kepada konflik dapat segera teratasi dengan baik. Kita menyadari bahwa potensi konflik selalu mengiringi perjalan hidup manusia, untuk itu diperlukan upaya agar potensi ini dapat dicegah lebih dini,” kata Joni Rafles pada rakor tim terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten OKU Selatan di Aula Pemkab OKU Selatan, Senin (08/03).

Dia juga menyebut stabilitas di daerah dapat mendorong kondisi stabilitas hingga ke tingkat nasional. Untuk itu, menjaga stabilitas di daerah sangat penting.

Ditambahkan Joni, stabilitas di Kabupaten OKU Selatan juga dapat dilihat dari perjalanan setiap rangkaian dalam Pilkada serentak 2020 lalu. Di mana dalam kegiatan tersebut Kabupaten OKU Selatan dapat menjalankannya dengan aman dan lancar tanpa ada gejolak yang mengkhawatirkan.

“Meskipun demikian, kita harus tetap waspada untuk menjaga dan meningkatkan stabilitas da Tah melalui sinergitas antar instansi dan aparatur pemerintah agar OKU Selatan senantiasa kondusif dan mempertahankan citra OKU Selatan sebagai kabupaten teraman di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Terkait upaya penanganan konflik ini, dia berpesan agar bersama semua elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda turut memelihara kondisi damai di tengah masyarakat. Membangun sistem peringatan dini dengan memelihara hubungan baik, mengintensifkan komunikasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan.

Meredam potensi konflik dengan senantiasa tanggap dalam menghadapi segala kemungkinan buruk yang akan terjadi dan sigap menyelesaikan setiap msalah yang muncul sekecil apapun sampai tuntas. “Serta mengembangkan sistem penyelesaian perselisihan secara damai dengan memberdayakan forum-forum yang sudah ada sesuai dengan kearifan lokal seperti rembuk pekon, himpun adat dan sebagainya,” tandasnya.

Sumber : Diskominfo OKU Selatan

portal
By portal March 8, 2021 13:40