PEMKAB OKU SELATAN GELAR UPACARA PERINGATAN KE-71 HARI BELA NEGARA TAHUN 2019

portal
By portal December 19, 2019 13:39

PEMKAB OKU SELATAN GELAR UPACARA PERINGATAN KE-71 HARI BELA NEGARA TAHUN 2019

Muaradua (19/12) Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melaksanakan Upacara Peringatan Bela Negara Ke-71 Tahun 2019. Bertempat di Lapangan Peka OKU Selatan, Kamis (19/12/2019).

Dalam kesempatan ini bertindak sebagai Pembina Upacara Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Joni Rafles, AP., M.Si. Upacara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten OKU Selatan, Pabung, Para Asisten, Para Kepala OPD, Organisasi Pemuda, Para Pegawai di Lingkup Peka OKU Selatan, Para Pelajar dan Undangan Lainnya.

Hari Bela Negara ini diperingati setiap tanggal 19 Desember untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) oleh Syafroedin Prawiranegara di Bukit Tinggi, Sumatera Barat pada 19 Desember 1948.

Asisten I dalam amanatnya membacakan Amanat Achmad Djamaludin selaku Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Dalam Peringatan Ke-71 Hari Bela Negara Tahun 2019, mengatakan Salah satu berkah yang telah mengantarkan kemerdekaan tanah air kita adalah digalinya kembali Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan nilai dasar bela negara. Pancasila adalah visi final bangsa dan negara Indonesia yang menghendaki pembangunan manusia paripurna.

Inilah landasan prioritas bela negara untuk pembanguan SDM unggul yang diarahkan kepada perwujudan Manusia Indonesia Paripurna berdasarkan Pancasila. pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Bela Negara di berbagai bidang dan tataran di seluruh Indonesia dengan melibatkan segenap jajaran Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Daerah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai wujud apresiasi atas berbagai keahlian manusia Indonesia.

Aksi Nasional Bela Negara juga melengkapi keahlian SDM kita dengan pengamalan nilai-nilai bela negara yang meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan dan keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara dan semangat untuk mewujudkan negara yang berdaulat adil dan makmur.

Dalam aktualisasinya, bela negara harus disesuaikan dengan kondisi kekinian yang dihadapi oleh masyarakat secara umum serat dilandasi sinergi semua pemangku kepentingan sehingga terwujud kekuatan yang besar untuk mencapai tujuan yang besar pula. Dengan demikian, bela negara bukan hanya menjadi alat untuk menghadapi ancaman yang bersifat potensial maupun actual, namun juga menjadi alat pencapaian tujuan nasional bangsa dalam jangka panjang yang memerlukan kerja keras serta sinergi bersama secara terus menerus.

Tanpa sikap dan perilaku bela negara, maka pengelolaan negeri kita yang besar dan luas dengan sumber daya alamnya yang melimpah, tak akan mencapai keadilan dan kemakmuran yang di cita-citakan oleh seluruh pendahulu bangsa. Dengan demikian, bagi yang berbakti dalam birokrasi pemerintahan, teruslah mereformasi diri serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan public. Yang belajar dan mengajar, teruslah meningkatkan kearifan dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai kebangsaan kita, jadikan bidang profesi masing-masing sebagai lading bela negara. kata Joni Rafles membacakan amanat dari Sekjen Dewan Ketahanan Nasional.

Sumber: Diskominfo OKU Selatan.

portal
By portal December 19, 2019 13:39

PETA OKU SELATAN