SEKDA OKU SELATAN BUKA PELATIHAN PERENCANAAN PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER (PPRG) BAGI PERENCANA

portal
By portal September 30, 2025 11:17

SEKDA OKU SELATAN BUKA PELATIHAN PERENCANAAN PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER (PPRG) BAGI PERENCANA

MUARADUA – Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, H. M. Rahmattullah, S.STP., MM., membuka secara resmi Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) bagi para perencana di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, bertempat di Ruang Abdi Praja, Selasa (30/09/2025).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa isu kesetaraan dan keadilan gender merupakan salah satu tantangan pembangunan yang harus dihadapi bersama. Pemerintah, menurutnya, tidak bisa tinggal diam terhadap ketimpangan akses, partisipasi, kontrol, maupun manfaat pembangunan antara laki-laki dan perempuan, serta antara kelompok dominan dan kelompok rentan.

“Oleh karena itu, Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) menjadi strategi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. PPRG bukan hanya kewajiban administratif, melainkan upaya konkret memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBD benar-benar memberikan manfaat yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi gender,” tegas Sekda.

Sekda menambahkan, melalui pelatihan ini diharapkan para perencana mampu memahami konsep gender dan pentingnya responsivitas gender dalam dokumen perencanaan dan penganggaran; menyusun dokumen Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) secara tepat; serta mengintegrasikan perspektif gender dalam program dan kegiatan di masing-masing OPD.

“Pelatihan ini tidak boleh berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi titik awal peningkatan kapasitas dan komitmen bersama untuk menjadikan PPRG bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan dan penganggaran daerah,” ujar Sekda.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa PPRG bukan sekadar program kegiatan, tetapi strategi pembangunan yang harus diintegrasikan dengan program daerah, termasuk pengarusutamaan gender (PUG) dan pengarusutamaan hak anak. Dengan begitu, pembangunan dapat lebih inklusif serta memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPPA PPKB) Kabupaten OKU Selatan, Zaleha, SKM., MM., menjelaskan tujuan pelatihan ini, yaitu:

1. Meningkatkan pemahaman perencana mengenai konsep PPRG, strategi, dan instrumennya.
2. Melatih perencana melakukan analisis gender dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.
3. Memberikan keterampilan menyusun rencana program/kegiatan yang responsif gender.
4. Mengintegrasikan prinsip-prinsip PPRG ke dalam sistem perencanaan dan penganggaran daerah.
5. Mewujudkan alokasi anggaran yang tepat sasaran, efektif, dan efisien untuk mengurangi kesenjangan gender.

Pelatihan ini diikuti oleh 39 OPD termasuk 4 OPD yang membidangi PUG, dengan narasumber dari Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Titin Sumarni.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Inspektur, Kepala Dinas PPPA PPKB, Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, serta pejabat dari sejumlah OPD dan bagian di lingkungan Pemkab OKU Selatan, di antaranya: Inspektorat, Sekretariat DPRD, BKPSDM, Kesbangpol, BPBD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Transnaker, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Budpar, DPMPTSP, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Dinas Lingkungan Hidup, DKUKMPP, DPMD, Dinas Ketahanan Pangan, Dishub, Disdukcapil, Dinsos, Disdik, Dinkes, Diskominfo, Dinas Pertanian, Dispora, Satpol PP, serta Bagian Organisasi, Prokopim, Hukum, Umum, Keuangan, dan Perekonomian-SDA.

portal
By portal September 30, 2025 11:17