DINKES HIMBAU MASYARAKAT OKU SELATAN JAGA KEBERSIHAN DAN LAKUKAN PSN AGAR TERHIDAR DARI DBD

portal
By portal February 15, 2019 14:38

DINKES HIMBAU MASYARAKAT OKU SELATAN JAGA KEBERSIHAN DAN LAKUKAN PSN AGAR TERHIDAR DARI DBD

Muaradua (15/02) Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat atas merebaknya DBD di Wilayah Kabupaten OKU Selatan, maka Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKU Selatan telah melakukan koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan terkait permasalahan tersebut (jumat/15/02).

Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Dinas Kesehatan telah berupaya dalam menanggulangi dan mencegah terjadinya Wabah DBD (Demam BerDarah) di Kabupaten OKU Selatan dengan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas di tiap-tiap kecamatan telah mensosialisasikan Program pencegahan DBD dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta pemberian bubuk Larvasida (Abate) kepada masyarakat.

Sosialisasi ini sendiri telah berlangsung pada 22 Januari 2019, sosialisasi ini digelar mengingat DBD sering terjadi pada saat musim penghujan yaitu antara bulan Oktober sampai bulan Februari.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Meri Astuti melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan Marlis Abadi,SKM. menjelaskan bahwa untuk pencegahan dan penanggulangan DBD sudah dilaksanakan, tidak hanya sosialisasi kepada masyarakat pihaknya juga telah melakukan foging dibeberapa tempat.

“Namun Fooging dinilai kurang efektif, selain bahan kimia dapat terhirup oleh manusia, ternyata hal itu juga tidak dapat membunuh langsung nyamuk karena terdapat nyamuk yang mengalami resistensi (tahan) terhadap zat kimia pada fogging, “ungkapnya.

Kabid P2P menghimbau kepada seluruh masyarakat seiring dengan mewabahnya kasus DBD di wilayah Kabupaten OKU Selatan saat ini, diharapkan kepada masyarakat untuk melakukan kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M+ dengan cara sebagai berikut :
1. Menguras tempat penampungan air
2. menutup tempat penampungan air seperti drum dan lain-lain
3. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.

Selanjutnya menaburkan bubuk Larvasida (Abate) pada tempat penampungan air, menggunakan obat nyamuk, memelihara ikan pembunuh jentik (ikan cupang), menanam tanaman pengusir nyamuk (serai, lavender, kemangi) serta tidak menggantungkan pakaian di dalam ruangan yang bisa menjadi tempat nyamuk bersarang.

Untuk masyarakat bisa mendapatkan Bubuk Larvasida (Abate) di Puskesmas-puskesmas terdekat secara gratis.

Program ini dicanangkan untuk mencegah semakin merebaknya penyakit yang berpotensi menjadi wabah seperti DBD di Kabupaten OKU Selatan

Menurut Marlis Abadi program PSN ini merupakan tindakan paling ampuh dalam memberantas penyakit DBD dan menghentikan kembang biak nyamuk Aedes Aegypty dibandingkan dengan cara melakukan pengasapan.

Dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan juga terus memantau penyebaran penyakit DBD dan penyakit lainnya yang berpotensi menjadi wabah di Kabupaten OKU Selatan.

“Kami pun berharap masyarakat berperan serta dalam pencegahan DBD dengan melakukan PSN. Hal itu akan membuat nyamuk penyebab DBD tidak dapat berkembang biak,” ungkapnya.

Untuk masyarakat yang mengalami gejala DBD  seperti ciri-ciri berikut ini :
– Demam Tinggi
– Nyeri Otot
– Bintik Merah
– Mual Muntah, Sakit Kepala dan Tenggorokan.

Agar dapat segera mendatangi dan berobat di puskesmas-puskesmas terdekat.

portal
By portal February 15, 2019 14:38

PETA OKU SELATAN