UPAYA MITIGASI PASCA BENCANA, PEMKAB OKU SELATAN GELAR RAPAT PASCA BANJIR DI WILAYAH KABUPATEN OKU SELATAN

By May 22, 2024 11:29

UPAYA MITIGASI PASCA BENCANA, PEMKAB OKU SELATAN GELAR RAPAT PASCA BANJIR DI WILAYAH KABUPATEN OKU SELATAN

Muaradua – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Selatan Joni Rafles, AP.,M.Si. pimpin langsung Rapat Pasca banjir di Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Rabu (22/05/2024).

Rapat yang digelar di Ruang Abdi Praja Pemkab OKU Selatan diawali dengan Penyampaian Paparan mengenai banjir yang terjadi pada tanggal 14 Mei 2024, dalam paparannya Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten OKU Selatan Koni Ramli, S. Pd., M.M. menyampaikan Terkait waspada bencana banjir susulan. Pemerintah Kabupaten sendiri sudah membentuk TRC Kabupaten.

Kalaksa BPBD menyampaikan bahwa Tujuan rapat kordinasi ini untuk :
– Penguatan Fungsi Koordinasi Unsur Multi Sektor Sehingga Penanganan Bencana Menjadi Urusan Publik Yang Mampu Dihadapi Bersama-sama.
– Menindak Lanjuti Bencana Banjir Pada Tanggal 14-15 Mei 2024 di Kabupaten OKU Selatan.
– Memberikan Gambaran Bagaimana Rencana Untuk Mengurangi Atau Mencegah Kerugian Karena Bencana, Bagaimana Reaksi Dilakukan Selama Dan Segera Setelah Bencana Berlangsung Dan Baaimana Langkah-langkah Diambil Untuk Pemulihan Setelah Bencana Terjadi.

Disebutkan bahwa ada 6 Kecamatan yang rawan bencana berdasarkan Data yang dimiliki oleh BPBD Kabupaten OKU Selatan diantaranya: Kecamatan Muaradua (Banjir Bandang, Angin Puting Beliung), Pulau Beringin(Tanah longsor), Warkuk Ranau Selatan (Tanah Longsor, Banjir Bandang), BPR Ranau Tengah (Tanah Longsor), Buana Pemaca(Banjir Bandang), Sungai Are (Tanah Longsor) dan Mekakau Ilir (Tanah Longsor).

Asisten I dalam arahannya mengatakan bahwa mengingat akhir-akhir ini curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi secara terus menerus untuk itu perlu kita untuk menggelar rapat bersama stakeholder terkait.

“Terima kasih kepada Dishub karena sudah merespon kejadian dengan baik. PUPR untuk ke depan agar bisa mengkodisikan pasca bencana seperti siring yang rusak, siap siaga saat terjadi bencana. SK sudah berjalan dan cukup bagus tapi apakah insfrastruktur alat kita sudah siap, analisa kejadian bencana, permasalahannya apa,” ungkap Asisten.

Asisten menegaskan bahwa Pemkab OKU Selatan harus siap terkait tanggap darurat bencana, perlunya koordinasi dan upaya mitigasi. Terutama di tempat yang berulang-ulang mengalami bencana alam. Kita upayakan solusi permanen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU Selatan Taufikurrahman mengatakan bahwa Dinas Ketahanan Pangan siap melaksanakan tugas dalam rangka untuk menangani pasca bencana. Terkait penyaluran cadangan pangan pasca bencana ada 14,2 Ton cadangan pangan tentunya penyalurannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kepala Dinas Perhubungan Harsen, S.Mn. dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa Perlunya solusi permanen agar kejadian seperti Banjir di Jalan Pemkab tidak terulang lagi.

Kalaksa BPBD Kabupaten OKU Selatan menutup rapat ini mengatakan bahwa butuh peran bersama dari semua OPD. Baik kolaborasi, koordinasi maupun respon cepat. Karena ini adalah urusan bersama, dan mari ita berperan dengan baik.

Turut hadir dalam kesempatan ini Perwakilan PMI Kabupaten, Kepala BPKAD, Kadin Ketpang, Kadinkes, Kadin Perkimtan, Kadin PUPR, Kadinsos, Kadin Pertanian, Kadin Kominfo, Kadin Damkar, Kadin Satpol PP, Kadin LH, Kalaksa BPBD, Pimpinan PT. PLN Persero, Direktur PDAM Tirtayasa, dan Ketua Baznas.

Sumber: diskominfo OKU selatan

By May 22, 2024 11:29

PETA OKU SELATAN