PEMKAB OKU SELATAN IKUTI RAPAT KOORDINASI PENGENDALIAN INFLASI DAERAH TAHUN 2024 BERSAMA KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

By March 25, 2024 16:05

PEMKAB OKU SELATAN IKUTI RAPAT KOORDINASI PENGENDALIAN INFLASI DAERAH TAHUN 2024 BERSAMA KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

 No bMuaradua – Sekretaris Daerah Pemkab OKU Selatan M. Rahmattullah, S.STP., M.M. bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten OKU Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024 bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui zoom di Ruang Video Conference (Vidcon) Dinas Kominfo OKU Selatan, Senin (25/03/2024).

Rakor dipimpin oleh Inspektur Jenderal Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si., serta diikuti oleh para Menteri, Kepala Lembaga Pemerintah non Pemerintah, Gubernur/ Bupati/ Walikota se-Indonesia dan undangan lainnya

Dalam rakor tersebut di paparkan tentang Tinjauan Inflasi dan Indeks Perkembangan minggu ke tiga Bulan Maret tahun 2024 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sementara itu, kelompok historis yang dominan menyumbang andil inflasi pada ramadhan dan idul Fitri hampir setiap tahunnya adalah kelompok makanan, kelompok minuman, kelompok tembakau dan kelompok transportasi.

Inspektur Jenderal Tomsi Tohir dalam arahannya mengharapkan kementerian dan lembaga terkait serta seluruh pemerintah daerah di haruskan dapat melakukan koordinasi di semua bidang, terkhususnya pada penyerapan gabah petani dan harga wajar.

” Kita sangat berharap di menjelang hari raya idul Fitri ini koordinasi harga pasar dapat di lakukan selalu, sehingga kenaikan -kenaikan bahan pokok dapat benar-benar teratasi,” ungkapnya

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, pemerintah perlu mewaspadai kenaikan harga sejumlah komoditas pangan dan jasa transportasi yang biasanya menyumbang inflasi pada Ramadhan-Lebaran. Pada tahun ini, sejumlah komoditas itu juga diperkirakan masih akan berkontribusi terhadap kenaikan inflasi.

Hingga pekan ketiga Maret 2024, harga rerata nasional telur ayam ras naik 5,73 persen menjadi Rp 32.406 per kilogram dibandingkan Februari 2024. Dalam periode perbandingan yang sama, harga rerata nasional daging ayam ras juga naik 3,89 persen menjadi Rp 39.177 per kg.

”Sementara sepanjang tiga pekan pada Maret 2024, harga beras cenderung stabil. Namun, jika dibandingkan Februari 2024, harga beras masih lebih tinggi,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara hibrida di Jakarta.

BPS mencatat, hingga pekan ketiga Maret 2024, harga rerata nasional beras stabil tinggi. Harga rerata nasional komoditas pangan pokok tersebut pada pekan pertama Maret 2024 sebesar Rp 15.596 per kg, pekan kedua Rp 15.966 per kg, dan pekan ketiga Rp 15.949 per kg. Harga rerata beras itu di atas harga pada akhir Februari 2024 yang sebesar Rp 15.489 per kg.

Sepanjang tiga pekan pada Maret 2024, harga beras cenderung stabil. Namun, jika dibandingkan Februari 2024, harga beras masih lebih tinggi.

Dalam sepekan terakhir, jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beras hanya berkurang satu daerah. Pada pekan kedua Maret 2024, daerah yang mengalami kenaikan harga beras sebanyak 268 kabupaten/kota, sedangkan pada pekan ketiga sebanyak 267 kabupaten/kota.

Sebelumnya, beras mengalami inflasi selama tujuh bulan beruntun sejak Agustus 2023-Februari 2024. BPS mencatat, tingkat inflasi bulanan beras pada Agustus-Desember 2023 masing-masing sebesar 1,43 persen, 5,61 persen, 1,72 persen, 0,43 persen, dan 0,48 persen. Kemudian, pada Januari dan Februari 2024, tingkat inflasi bulanan beras masing-masing 0,64 persen dan 5,32 persen.

Dalam kesempatan yang sama, Kantor Staf Presiden (KSP) mengategorikan beras sebagai salah satu komoditas yang tidak aman dengan risiko rendah. Untuk itu, kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah diminta tetap berupaya menstabilkan stok dan harga beras.

”Apakah harga beras bisa turun seperti sebelumnya atau tidak turun sesuai harga eceran tertinggi (HET) tetap perlu diwaspadai. Jika tidak turun sesuai HET, Badan Pangan Nasional (Bapanas) perlu mengantisipasinya,” kata Deputi III Bidang Perekonomian KSP Edy Priyono.

Berdasarkan Panel Harga Pangan Bapanas, per 25 Maret 2024, harga rerata nasional GKP di tingkat petani Rp 6.590 per kg. Harga tersebut turun cukup signifikan dibandingkan harga rerata nasional GKP pada Februari 2024 yang mencapai Rp 7.080 per kg. Meski demikian, harga GKP itu masih di atas harga pembelian pemerintah GKP di tingkat petani yang sebesar Rp 5.000 per kg.

Turut hadir dalam kesempatan ini FKPD, Asisten II, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bapperida, Kadin Pertanian, Kadin Ketpang, Kadin KUKMPP, Kadinsos, Kadishub, Kadin PU TR, Kepala BPS, Kabag Ekonomi, dan Pimcab Bulog Kab. OKU Selatan.

Sumber: diskominfo OKU Selatan

By March 25, 2024 16:05

PETA OKU SELATAN