WABUP SHOLEHIEN AJAK SELURUH OPD DAN STAKEHOLDER GOTONG ROYONG TUNTASKAN MASALAH STUNTING

By December 27, 2022 14:15

WABUP SHOLEHIEN AJAK SELURUH OPD DAN STAKEHOLDER GOTONG ROYONG TUNTASKAN MASALAH STUNTING

MUARADUA – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sholehien Abuasir, S.P., M.Si., menyebut bahwa untuk menuntaskan masalah stunting di Kabupaten OKU Selatan diperlukan kerjasama lintas sektor dan keterlibtan seluruh stakeholder. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri Review Kinerja Tahunan Aksi Integrasi Stunting Tahun 2022 di Pendopoan Hotel Samudera, Muaradua, Selasa (27/12/2022).

“Kami berharap untuk seluruh Pimpinan dan Kepala OPD, Kepala Desa dan seluruh Stake Holder dapat berkerja sama secara konvergensi terintergrasi dalam menuntaskan masalah stunting di Kabupaten OKU Selatan ini,” ujarnya.

Diungkapkannya, Kabupaten OKU Selatan ditunjuk sebagai lokus stunting tahun 2021, berdasarkan surat keputusan Menteri perencanaan pembangunan Nasional/Kepala Badan perencanaan pembangunan Nasional. Nomor: KEP 10/M.PPN/HK/02/2021, tentang penetapan perluasan Kabupaten/Kota lokasi fokus Intervensi penurunan stunting terintegrasi tahun 2021.

Keputusan ini mewajibkan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan untuk melakukan Konvergensi stunting pada tahun 2021 dan tahun tahun berikutnya secara berkesinambungan.

Selanjutnya ditetapkan surat keputusan bupati Ogan Komering Ulu Selatan Nomor: KEP 10/M.PPN/HK/02/2021 tentang penetapan Desa/Kelurahan lokasi fokus percepatan penurunan stunting di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, yaitu pada 10 Desa.

Rencana kegiatan ini sendiri, lanjut Wabup, sudah tersusun secara lengkap dan terukur dari seluruh organisasi perangkat daerah yang ada di Kabupaten OKU Selatan guna mengintervensi kasus stunting utamanya di 10 Desa Lokus Stuting.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan, Dr. Meri Astuti., M.M., mengungkapkan, Review kinerja tahunan aksi integrasi stunting tahun 2022 dalam penurunan stunting dilakukan secara deskriptif dan hasil penelaahan dari data dan informasi yang tersedia selama masa persiapan pelaksanaan dan pelaporan penilaian yang dilaksanakan pada tahun 2022.

“Tujuan Riview kinerja tahunan aksi integrasi stunting sebagai upaya pembinaan dan pengawasan kinerja Kabupaten dalam meningkatkan keterpaduan intervensi gizi dalam rangka percepatan penurunan angka stunting yang merupakan salah satu prioritas nasional,” ujarnya.

Dilanjutkan paparan yang di sampaikan Oleh Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini disampaikan oleh dr. Lisa Marniyati, M.KM dan Narasumber dari Bapeda Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini di sampaikan oleh Wadil Muqoddas, SH.,M.Si.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten/yang mewakili, Kakan Kemenag, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Bappeda Litbang, Kadinsos, Kadisdik, Kadin KBPP PPPA, Kadin PMPD, Kadin Ketpang, Kadin PU PR, Direktur RSUD, Danramil Muaradua, Camat Buana Pemaca, Camat Buay Pemaca, Camat Mekakau Ilir, Camat Buay Runjung, Camat Sungai Are, Ketua TP PKK Kecamatan Buana Pemaca, Buay Pemaca, Mekakau Ilir, Sungai Are, Buay Runjung, Para Kepala Desa yang menerima Undangan, Para Kepala Puskesmas, Ketua IDI, Ketua Persagi, Ketua IBI, Bidan Desa, Bidan Koordinator Puskesmas, Tenaga Pelaksana Gizi/TPG Puskesmas yang menerima undangan.

Sumber: Diskominfo OKU Selatan

By December 27, 2022 14:15

PETA OKU SELATAN