ATURAN HINGGA MANFAAT UNTUK MASYARAKAT JADI PRINSIP PENYUSUNAN RANCANGAN APBD KABUPATEN OKU SELATAN

portal
By portal November 19, 2021 19:03

ATURAN HINGGA MANFAAT UNTUK MASYARAKAT JADI PRINSIP PENYUSUNAN RANCANGAN APBD KABUPATEN OKU SELATAN

MUARADUA – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Popo Ali Martopo, B.Com., didampingi Wakli Bupati Sholehien Abuasir, S.P., M.Si., menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD OKU Selatan, Jumat (19/11/2021) dengan agenda Penyampaian Raperda tentang APBD TA 2022 dan 2 (Dua) Raperda Kabupaten Tahun OKUS Tahun 2021 dan Penyampaian 1 Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten OKUS Tahun 2021.

Dalam kesempatan itu, Bupati Popo Ali menerangkan, dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten OKU Selatan TA 2022, Pemkab OKU Selatan berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan peraturan terkait pengelolaan keuangan daerah lainnya.

Berdasarkan Rencana Kerja Pemkab OKU Selatan tahun 2022 telah disampaikan kepada DPRD OKU Selatan dan telah dibahas Bersama antara eksekutif dan legislatif. Baik dari sisi pendapatan, belanja maupun pembiayaan yang menjadi dasar dalam penyusunan Raperda APBD Kabupaten OKU Selatan tahun Anggaran 2022.

Dijelaskan Bupati Popo Ali, terdapat beberapa prinsip dalam penyusunan ini, diantaranya sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan daerah. Kedua, yaitu tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, berpedoman pada RKPD, KUA dan PPAS. Tepat waktu, sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertangungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat dan taat pada ketentuan perundang-undangan.

Dan keenam, APBD merupakan dasar proses bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan penerimaan dan pengeluaran daerah. “Selanjutnya dalam proses penyusunan Rancangan APBD telah menggunakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait Raperda Inisatif DPRD OKU Selatan tentang Penyelenggaraan Fasilitas Pesantren di Kabupaten OKU Selatan sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD OKU Selatan, Anton Darmawan, S.E., merupakan bagian dari upaya pembangunan manusia dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan untuk meningkatkan sumber daya manusia sehingga mampu mencapai kesejahteraan bagi segenap rakyat indonesia.

Pesantren dan pendidikan keagamaan sebagai satuan pendidikan yang diikuti oleh peserta didik (warga negara), berkewajiban mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlaq mulia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara itu, sebagai sub sistem Pendidikan nasional lembaga pendidikan keagamaan berhak mendapatkan perlakuan yang proporsional, adil, dan setara, baik di aspek perluasan akses, aspek peningkatan mutu, dan daya saing, maupun aspek manajemen dan tata kelola, yang secara konstitusional dijamin oleh pasal 31 ayat (4) uud negara republik indonesia tahun 1945.

Atas beberapa dasar pemikiran, maka muncul usulan dibentuknya rancangan peraturan daerah yang mengatur tentang pendidikan pesantren dan madrasah di berbagai daerah, salah satunya di kabupaten ogan komering ulu selatan. Kehadiran pemerintah daerah pada urusan pendidikan pesantren dan madrasah harus memperoleh legalitas, baik untuk membimbing, memfasilitasi maupun mengevaluasi, agar bertindak benar, dan terhindar dari kesalahan-kesalahan substantif serta administratif dalam pelaksanaan pendidikan pesantren dan madrasah sesuai dengan kaidah islam, pancasila dan uud tahun 1945 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Begitu juga dengan para pengelola pondok pesantren dan madrasah, agar mereka mengarahkan peserta didiknya untuk menjadi warga negara yang patriot, mencintai negaranya, berkomitmen terhadap persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai nkri, dan mengikuti pancasila sebagai falsafah hidup berbangsa dan bernegara dengan tidak meninggalkan nilai-nilai agama serta budaya (kearifan lokal) yang telah tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat sebagai basis pengembangan keilmuannya, sehingga menjadi terpadu dan harmoni dalam satu kesatuan yang utuh.

“Semoga dengan rancangan perturan daerah inisiatif dprd ini dapat diterima oleh semua pihak, dan dapat menjadi landasan yang kuat bagi tumbuh dan berkembangnya pendidikan pesantren di kabupaten oku selatan untuk dikemudian hari,” jelasnya.

Sumber: Diskominfo OKU Selatan

portal
By portal November 19, 2021 19:03

BUPATI DAN WAKIL BUPATI OKU SELATAN

PETA OKU SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

Muaradua
28 November, 2021, 9:47 pm
 

Berawan
25°C
flik: 27°C
barr: 1010 mb
winds: 3 m/s U
matahari terbit: 5:41 am
matahari tenggelam: 6:02 pm
Ramalan 28 November, 2021
siang
 

Berawan
31°C
winds: 1 m/s SB
malam
 

Berawan
22°C
winds: 1 m/s BSB
More forecast...