JELANG NATAL DAN TAHUN BARU, BAGIAN PEREKONOMIAN DAN SDA KABUPATEN OKU SELATAN GELAR RAKOR TPID GUNA MENGHADAPI INFLASI

By December 5, 2019 14:36

JELANG NATAL DAN TAHUN BARU, BAGIAN PEREKONOMIAN DAN SDA KABUPATEN OKU SELATAN GELAR RAKOR TPID GUNA MENGHADAPI INFLASI

Muaradua (05/12) Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda OKU Selatan menggelar rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di ruang rapat Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kamis (05/12/2019).

Mewakili Bupati OKU Selatan Asisten II Hermansyah Said, S.Ip. hadir dan membuka secara resmi rakor yang digelar jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

Rakor ini diikuti oleh anggota TPID Kabupaten OKU Selatan, meliputi Bappeda Litbang, BPKAD, Dinas Pertanian, Dinas Ketpang, Kepala Dinas Perikanan, Dinas KUKMPP, Dinas Perhubungan, Dinas PMP2TSP, Dinas PU TR, Dinas Sosial, Dinas Sat Pol PP, BPS, Kasat Intelkam Polres, Kabag Hukum, Kabid Komunikasi Publik Dinas Kominfo.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Permiadi Haikal, S.Ip., MM menyampaikan, pihaknya menggelar pertemuan ini dalam rangka mengantisipasi inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru serta memasuki musim penghujan. “Rakor ini untuk menentukan langkah-langkah apa yang harus dilakukan seandainya dalam waktu beberapa hari ini hingga menjelang Natal dan Tahun Baru terjadi gejolak harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Rakor TPID ini rutin digelar sebagai langkah tanggap dan peduli dalam mengendalikan inflasi. Dikarenakan inflasi sangat berdampak terhadap daya saing dan pertumbuhan ekonomi.

Permiadi juga menambahkan, bahwasanya ada perubahan cuaca yang drastis juga dapat mengakibatkan terganggunya transportasi yang berdampak pada suplai dan distribusi kebutuhan pokok ke daerah jadi terkendala.

Terkait hal ini Asisten II mengatakan, untuk menghadapi hari-hari besar, seperti natal dan tahun baru harga-harga sembako mulai melonjak naik. “Perlu kita sikapi jangan sampai ada kelangkaan, terkait sembako dan LPG. Supaya nantinya harga-harga sembako di OKU Selatan dapat terjangkau,” ungkapnya.

Asisten II juga berharap kepada stakeholder terkait, agar kiranya dapat berpartisipasi sesuai tugas dan tupoksi masing-masing. Untuk menekan laju inflasi jelang perayaan hari-hari besar ataupun hari kenegaraan, guna penurunan angka kemiskinan.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan telah melakukan upaya/tindak lanjut dalam mengatasi inflasi, saat ini pemerintah telah melakukan percepatan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai, operasi pasar dan sidak pasar/pedagang untuk mencegah terjadinya penimbunan beras/pangan.

Sementara itu, TPID Kabupaten OKU Selatan dalam menghadapi Inflasi tahun 2019, pada semester pertama telah melaksanakan monitoring sembako dan LPG. Dimana terdapat kenaikan harga ada pada komoditi bawang putih, serta telah dilakukan sidak ke lapangan, dan berdampak pada penurunan haraga yang semula berkisar antara Rp 90.000/kg menjadi Rp 60.000- Rp 50.000/kg. Selanjutnya, untuk kelangkaan LPG di daerah BPRRT dan Warkuk Ranau Selatan telah dilaksanakan Operasi pasar dengan melibatkan Agen PT Putra Balkom Raya.

Sumber: Diskominfo OKU Selatan.

By December 5, 2019 14:36

PETA OKU SELATAN