ANTISIPASI KARHUTLA, KESBANGPOL OKU SELATAN GELAR RAPAT KOORDINASI TIM KEWASPADAAN DINI DAERAH OKU SELATAN TW III TAHUN 2019

portal
By portal August 30, 2019 06:34

ANTISIPASI KARHUTLA, KESBANGPOL OKU SELATAN GELAR RAPAT KOORDINASI TIM KEWASPADAAN DINI DAERAH OKU SELATAN TW III TAHUN 2019

Muaradua(29/08) Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Daerah Kabupaten OKU Selatan Triwulan III Tahun 2019 dengan tema “Karhutla dan Dampak Pencegahannya”, telah digelar kamis pagi (29/08/2019).

Rakor yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah ini dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Joni Rafles,AP.,M.Si.

Hadir dalam rakor ini Kasat Intel Polres OKU Selatan Iptu Dwi Angga Cesario PP, S.I.K.,M.Si. Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan Dony Agusta,SKM.,M.M. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik OKU Selatan A. Verry Wijaya,S.Ip. Danramil dan Undangan lainnya.

Mewakili Bupati OKU Selatan, Asisten I dalam arahannya menyampaikan, bahwasannya Bupati OKU Selatan meminta kepada semua sektor untuk terus menerus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Karhutla. Tidak hanya Karhutla, untuk upaya kedepan dalam memasuki musim penghujan diharapkan harus ada sistem kewaspadaan dini agar lebih cepat mengantisipasi terjadinya bencana.

Terkait kewaspadaan dini bencana, Asisten I berharap kepada semua pihak agar cepat merespon dan segera menindaklanjuti sesuai SOP. Tidak hanya BPBD, namun antisipasi dan tindak lanjut adalah tanggungjawab kita semua dan harus cepat tanggap.

Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan dalam kesempatan ini memaparkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten OKU Selatan. Dalam paparannya Kalaksa BPBD menjelaskan, untuk wilayah OKU Selatan pada bulan Juli 2019 terdeteksi empat titik hotspot dan di bulan Agustus 2019 terdeteksi 14 titik hotspot.

Terkait Karhutla, Tim Relawan Karhutla BPBD sejak tahun 2015 rutin melakukan kegiatan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten OKU Selatan. Diantaranya menggelar Rakor Penanggulangan Bencana Karhutla, Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Karhutla, Pendirian Posko, Sosialisasi, Pemantauan, dan Pemadaman.

BPBD OKU Selatan juga rutin memantau titik panas/hotspot melalui Aplikasi Lapan Fire Hot Spot dan berkoordinasi dengan instansi terkait baik Polsek, Koramil, Kecamatan, dan Desa.

Kasat Intel Polres OKU Selatan dalam kesempatan ini juga memaparkan masalah dan solusi penegak hukum dalam kasus kebakaran hutan, lahan dan kebun.

Kasat intel menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan upaya-upaya dalam kasus Karhutla, diantaranya pencegahan, penyuluhan, penyebaran maklumat, pembentukan satgas kebakaran, posko yang dilengkapi personel dan peralatan, monitor perkembangan hotspot, pemetaan lokasi rawan kebakaran, penegakan hukum, satgas gakkum, penyidikan secara konsisten, dan pemberlakuan status quo pada lahan kebakaran.

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 32 tentang pembakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan karhuta dapat dipidana.

Saksi Apabila Melanggar Terjadinya Karhutla :

– Membakar hutan/ lahan UU no 41/1999 tentang kehutanan dengan pidana paling lama 15 tahun dan denda 15 milyar

– Apabila lalai yang mengakibatkan terbakarnya hutan dapat di pidana 5 tahun dan denda 5 milyar

– Demikian U no 32 tentang lingkungan hidup,barang siapa yang sengaja membakar lahan dan hutan diancam pidana paling lama 10 tahun dan denda 10 milyar.

Dan sesuai UU RI No. 32 Thn 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 98 : Pelaku Pembakaran Lahan diancam Minimal 3 Tahun Penjara Maksimal 10 Tahun Penjara dan denda minimal 3 Miliar Maksimal 10 miliar.

Sumber : Diskominfo OKU Selatan.

portal
By portal August 30, 2019 06:34

BUPATI DAN WAKIL BUPATI OKU SELATAN

PETA OKU SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

Muaradua
23 October, 2019, 11:57 pm
 

Sebagian berawan
21°C
flik: 20°C
barr: 1010 mb
winds: 3 m/s SB
matahari terbit: 5:41 am
matahari tenggelam: 5:55 pm
Ramalan 23 October, 2019
siang
 

Berawan sebagian
34°C
winds: 3 m/s UT
malam
 

Sebagian berawan
17°C
winds: 1 m/s UB
More forecast...