PLATFORM INDONESIANA DIRJEN KEBUDAYAAN KEMENDIKBUD RI DUKUNG PENYELENGGARAAN FESTIVAL DANAU RANAU KE-XXII TAHUN 2019

portal
By portal March 22, 2019 19:09

PLATFORM INDONESIANA DIRJEN KEBUDAYAAN KEMENDIKBUD RI DUKUNG PENYELENGGARAAN FESTIVAL DANAU RANAU KE-XXII TAHUN 2019

Muaradua (22/04) Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terus berupaya mengoptimalkan pengembangan pada sektor pariwisata khususnya di kawasan wisata Danau Ranau. Melalui event-event yang digelar di danau ranau, secara langsung akan menjadi promosi yang mengajak wisatawan untuk berkunjung ke Danau Ranau.

Salah satu event yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten OKU Selatan yaitu Festival Danau Ranau (FDR) yang rutin digelar setiap dua tahun sekali.

Festival Danau Ranau yang rencanannya akan digelar pada bulan Juni tahun 2019 ini, tentunya harus dipersiapkan dengan matang dan diperlukan koordinasi antara stakeholder terkait, agar penyelengaraan event yang sarat akan nilai kebudayaan ini dapat dengan maksimal terselenggara.

Penyelengaraan Festival Danau Ranau Ke XXII Tahun 2019 ini, penyelenggaraannya akan berbeda dengan penyelengaraan FDR dari tahun-tahun sebelumnya. Di Tahun 2019 ini Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumsel, dan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan bersama-sama bergotong royong untuk memajukan kebudayaan di OKU Selatan melalui Festival Danau Ranau menggunakan Platform Indonesiana.

Pagi tadi, dipimpin langsung oleh Bupati OKU Selatan Popo Ali M., B. Com. Audiensi dan koordinasi Tim Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI tentang teknis kegiatan FDR Ke-XXII dalam Platform Indonesiana telah digelar (Jumat/22/03).

Audiensi yang digelar di Ruang Rapat Terbatas Bupati ini, juga dihadiri oleh Kasubdib Ilmu Pengetahuan dan Tradisional Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI Sri Lestari beserta Tim, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumsel Alfa S. Sarkoni, Budayawan Sumsel, Tokoh Adat OKU Selatan H. Hasan, Para Kepala OPD, Camat Warkuk Ranau Selatan, Camat Banding Agung, dan Camat Mekakau Ilir.

Dalam paparan Tim Dirjen Kemendikbud, dijelaskan bahwa Indonesiana adalah platform pendukung kegiatan kebudayaan di Indonesia yang bertujuan untuk membantu tata kelola kegiatan kebudayaan yang berkelanjutan, berjejaring dan berkembang serta memperkuat ekosistem kebudayaan.

Dalam kesempatan ini juga diungkapkan bahwa dari 516 Kabupaten/Kota di Indonesia, untuk tahun 2019 ada 24 Kabupaten yang kegiatannya disokong oleh Indonesiana salah satunya Kabupaten OKU Selatan pada kegiatan Festival Danau Ranau Ke-XXII. Kabupaten yang terpilih tentunya telah berhasil memenuhi kriteria diantaranya telah menyelesaikan Pokok-pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang telah diatur dalam Perpres Nomor 65 Tahun 2018.

Kepala Dinas Provinsi Sumsel dalam kesempatan ini mengungkapkan, bahwa Pemerintah Provinsi akan mendukung secara maksimal, dan dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel yang memang memiliki potensi bisa mewujudkan visi misi Ke lima, salah satunya Kabupaten OKU Selatan nomor dua setelah Kota Palembang. “Akan menyusul Kota Palembang yakni OKU Selatan, karena melihat begitu banyaknya potensi, tentunya jika digarap dengan sempurna dan maksimal serta dukungan dari stakeholder. Dengan waktu tidak begitu lama mungkin bisa mengalahkan Kota Palembang, karena semua potensi wisata ada di OKU Selatan, “ungkap Kadisparbud Sumsel.

Terkait hal ini Bupati OKU Selatan dalam kesempatan ini menyampaikan harapannya kepada seluruh stakeholder terkait tanpa terkecuali terutama Perangkat Daerah untuk bersama-sama bekerja dalam memajukan pariwisata dan kebudayaan di OKU Selatan terutama untuk event FDR.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten OKU Selatan Darmawan,S.E.,M.Si. juga menyampaikan bahwa setelah audiensi ini digelar pihaknya bersama Tim Dirjen Kemendikbud RI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumsel akan kelapangan meninjau Danau Ranau dan Tiga Kecamatan yakni Banding Agung, WRS, dan Mekakau Ilir terkait objek pariwisata dan kebudayaan, serta akan menggelar pertemuan dengan beberapa komunitas.

Darmawan juga mengungkapkan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari proposal yang telah disampaikan, Festival Danau Ranau dipilih karena semua kegiatan dalam FDR sarat akan nilai kebudayaan dan juga dikemas dalam bentuk kebudayaan. Ditahun-tahun sebelumnya FDR berlangsung hanya empat hari, dan pada FDR Ke-XXII akan berlaku selama satu bulan.

portal
By portal March 22, 2019 19:09