WASPADA OMICRON, WAKIL BUPATI OKU SELATAN IMBAU MASYARAKAT TAATI PROTOKOL KESEHATAN DAN LAKUKAN VAKSINASI

portal
By portal February 7, 2022 22:50

WASPADA OMICRON, WAKIL BUPATI OKU SELATAN IMBAU MASYARAKAT TAATI PROTOKOL KESEHATAN DAN LAKUKAN VAKSINASI

MUARADUA – Pandemi COVID-19 masih melanda Negeri. Meski kasus penularan COVID-19 di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) masih tergolong dalam kategori-kategori ringan, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan tetap waspada, terlebih saat ini terdapat varian baru virus Corona yang marak diperbincangkan.

Untuk itu, Wakil Bupati OKU Selatan, Sholehien Abuasir, S.IP., M.Si., mengajak agar seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten OKU Selatan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi COVID-19.

“Pandemi belum sepenuhnya berakhir meskipun di tahun 2020 dan di tahun 2021 kita bisa melewati gelombang demi gelombang dengan kerja bersama, gotong royong,” kata Wabup Sholehien saat mengikuti rapat koordinasi mengenai penanganan COVID-19 bersama Presiden Jokowi secara virtual dari Ruang Vidcon Dinas Kominfo OKU Selatan, Senin (07/02/2022) siang.

Sementara itu, dalam arahannya, Presiden Jokowi menuturkan bahwa tahun 2022 Indonesia dihadapkan dengan tantangan varian omicron yang penularanya empat kali lipat lebih cepat dari varian delta. “Saya kira belajar dari negara-negara lain, kita ingin penanganan varian omnicron di negara kita ini bisa dengan menejemen yang lebih baik dari saat kita menangani varian delta di tahun sebelumnya,” katanya.

“Kasus omicron saat ini 93% yang paling tinggi di negara kita yaitu di pulau Jawa dan Bali, tetapi kita patut bersyukur tingkat rawatnya masih rendah, penggunaan icu juga masih rendah, kematian juga msih rendah,” katanya menambahkan.

Dia juga tak lupa menyampaikan harus agar semuanya harus siap seperti menejemen detil jangan sampai varian omicron datang rumah sakit belum siap mengatasi. “Pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional 66% bergejala ringan dan tanpa gejala, 93% tanpa komorbit dan 7% dengan komorbit. Oleh sebab itu yang ringan dan tanpa gejala prioritaskan untuk isoman, rumah sakit hanya diperuntukkan yang sedang, berat, dan kritis,” ujarnya.

“Kita lihat yang kena kasus varian omicron ini 60% yang belum vaksin lengkap, artinya vaksin menjadi kunci penganan varian omicron ini untuk menekan angka kematian. Saya berharap kepada Paglima (TNI) dan Kapolri dan jajarannya agar percepatan vaksin terus di lakukan, terutama untuk lansia, kunci penanganan varian omicron ini ada dua yaitu vaksinasi yang dipercepat dan tetap patuhi protokol kesehatan….

Sumber: Diskominfo OKU Selatan

portal
By portal February 7, 2022 22:50

BUPATI DAN WAKIL BUPATI OKU SELATAN

PETA OKU SELATAN