Home BERITA TERBARU Bupati OKU Selatan Memberikan Paparan Dalam Event Internasional Coffe Conference On Clumate Change And Soil Degradation 2017 Di Jakarta

Bupati OKU Selatan Memberikan Paparan Dalam Event Internasional Coffe Conference On Clumate Change And Soil Degradation 2017 Di Jakarta

3 min read
0
0
115

Muaradua (19/10) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan menjadi salah satu sentra produksi kopi di Provinsi Sumatera Selatan yang sangat potensial dalam pengembangan komoditas kopi sebagai produk unggulan daerah, serta dapat dijadikan sebagai contoh keberhasilan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Oleh karena itu, Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Popo Ali Martopo, B.Commerce hadir langsung memberikan paparan dalam diskusi panel dengan megusung tema “Learning Session On Field Level Projects“ pada penyelenggaraan Internasional Coffee Conference on Climate Change and Soil Degradation (IC4SD) 2017 yang dilangsungkan secara bersamaan dengan acara World Plantation Conferences and Exhibition (WPLACE).

Acara yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta ini telah berlangsung dari tanggal 18 Oktober sampai dengan 20 Oktober yang diselenggarakan oleh pihak Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Pada diskusi panel tersebut akan mendiskusikan mengenai  pengembangan kopi yang ada kaitanya dengan kelestarian lingkungan.

Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Popo Ali Martopo, B.Commerce pada diskusi panel ini dalam paparannya meyampaikan bahwa di Kabupaten OKU Selatan mempunyai komoditas perkebunan kopi unggulan yaitu Kopi (Coffe Canephora) dengan Varietas kopi yang dikembangkan adalah jenis Robusta.

Secara historis usaha tani kopi oleh masyarakat di Kabupaten OKU Selatan telah dilakukan secara turun temurun dari jaman dahulu, sehingga petani di Kabupaten OKU Selatan terkenal dengan petani kebun. Dari seluruh 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten OKU Selatan Luas lahan perkebunan kopi rakyat merupakan yang terluas di Kabupaten OKU Selatan, bila dibandingkan dengan komoditas perkebunan lainnya.

Kondisi alam Kabupaten OKU Selatan yang secara topografi, sangatlah cocok untuk terlaksananya usaha tani perkebunan khususnya kopi, yang terdiri dari dataran rendah sampai sedang yang berbukit-bukit antara 120 M di atas permukaan laut sampai dengan  840 M di atas permukaan laut.

Semoga dengan keikutsertaan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan pada penyelenggaraan Internasional Coffee Conference on Climate Change and Soil Degradation (IC4SD) 2017, dapat menjadikan Kabupaten OKU Selatan sebagai salah satu produsen kopi berkualitas yang ada di Indonesia sehingga kopi yang berasal dari Kabupaten OKU Selatan dikenal sampai ke kancah Internasional.

Sumber : Diskominfo OKU Selatan.

Tampilkan lagi artikel terkait
tampilkan artikel lain dari admin
tampilkan artikel lain di BERITA TERBARU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cek Juga!

Senam Sehat Dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis HUT KORPRI Ke 46

Muaradua (24/11) Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dalam rangka memperingati …